IBX595C13BD0C759

Sunday, 17 December 2017

6 Destinasi Wajib Berburu Batik di Jogja

Jogja adalah destinasi yang tidak akan pernah berubah jadi membosankan meski berkali-kali dikunjungi. Aura daerah istimewa ini begitu kental dan kuat, melekat lama dalam benak setiap wisatawan yang berkunjung.

Salah satu faktor utamanya adalah adat dan tradisionalisme kawasan ini yang masih lestari hingga hari ini. Di tengah modernitas yang mulai menjarah kota-kota besar, Jogja tetap besar dengan identitasnya yang diturunkan sejak ratusan tahun silam.

Daya tarik lainnya yang ditawarkan Jogja adalah biaya yang serba murah. Mulai dari makanan hingga penginapan, nilai rupiah yang harus dikeluarkan tidak terlalu menjadi beban.

Karena itu, turis yang datang berasal dari berbagai kalangan dan tumpah ruah memenuhi jalanan dan sudut-sudut kota. Mulai dari backpacker yang simpel hingga traveler yang penuh pertimbangan, Jogja menjadi titik temu beragam individu yang rindu suasana hangat dan sendu.

Destinasi Wajib Berburu Batik

Destinasi Wajib Berburu Batik - Tribunnews.com
Murahnya harga di Jogja juga tidak terkecuali untuk suvenir yang dijajakan, termasuk batik. Di Kota Budaya ini, Anda bisa menemukan banyak batik apik yang dijual dengan harga bervariasi. 

Bila Anda memiliki cukup banyak waktu untuk menjelajahi kota, jangan terburu-buru membeli batik yang menarik perhatian. Pasalnya, ada banyak tempat di Jogja yang menyediakan batik-batik berkualitas dengan harga bersaing seperti berikut ini.

Kampung Batik Ngasem

Kampung Batik Ngasem - Klikhotel.com
Tidak heran jika banyak turis yang berkunjung ke Jogja menggunakan kereta api. Pasalnya, stasiun Jogja memang merupakan lokasi yang strategis. Apalagi dengan kemudahan reservasi melalui agen perjalanan online seperti situs Traveloka.com, persiapan perjalanan jadi semakin mudah.

Termasuk untuk perjalanan jauh seperti dari Jakarta. Anda bisa pesan tiket kereta api Jakarta Jogja di Traveloka hingga tiga bulan sebelum keberangkatan. Menyusun destinasi pun menjadi lebih matang, dan meminimalisasi luputnya must visit place seperti Kampung Batik Ngasem.

Berada di sisi barat Keraton Yogyakarta, Anda bisa mencapai Kampung Batik Ngasem dengan becak yang banyak tersedia di kawasan Malioboro. Di sini, Anda akan menemukan banyak toko yang menjual batik. Dengan bujet per item yang masih bisa dibanderol di bawah seratus ribu rupiah, Anda bisa mendapatkan pakaian, sprei, selimut, sarung bantal, dan beragam kreasi batik lainnya.

Mirota Batik

Mirota Batik - Bonvoyagejogja.com
Bila Anda menggunakan kereta api untuk menuju Jogja dan berhenti di Stasiun Tugu, destinasi batik ini berada tidak jauh dari titik pemberhentian Anda. Jika harus berjalan kaki, Anda membutuhkan sekitar 20 menit untuk mencapai Mirota Batik.

Mirota Batik sendiri sudah menjadi salah satu sentra batik yang berdiri sejak tahun 1980-an. Akan tetapi, di tahun 2004 silam, tempat ini pernah lenyap tak bersisa karena dilahap si jago merah. Namun, Hamzah Sulaiman, sang pemilik, justru menjadi semakin terobsesi membuat tempat wisata kerajinan dan batik yang lebih representatif.

Kini, Anda bisa berbelanja sembari menikmati syahdunya suasana Jawa di bangunan empat lantai ini. Rata-rata harga batik berkualitas yang bisa Anda dapatkan di Mirota Batik adalah Rp200.000,00. Adapun jam operasional one stop shopping ini adalah pukul 08.00-21.00 WIB.

Pasar Beringharjo

Pasar Beringharjo - KRjogja
Tidak jauh dari Mirota Batik, Anda bisa melangkahkan kaki menuju Pasar Beringharjo. Kemahsyuran destinasi belanja yang satu ini tidak juga pudar meski banyak pusat perbelanjaan baru yang muncul.

Selain merupakan pasar tradisional yang terlengkap, Pasar Beringharjo sendiri juga unggul dari sisi historis. Pasar ini sudah ada sejak tahun 1758, jauh sebelum kemerdekaan Indonesia dikumandangkan. Selama ratusan tahun, Beringharjo menjadi saksi bisu perputaran uang dan metamorfosis perekonomian masyarakat Jogja.

Selayaknya pasar tradisional, kemampuan menawar Anda sangat dibutuhkan di sini. Umumnya, harga barang dan batik yang dijual di Beringharjo mulai dari Rp10.000,00 sampai Rp500.000,00. Anda bisa menjajal kemampuan negosiasi dengan para pedagang di sini mulai pukul 07.00-17.00 WIB.

Batik Pajangan

Batik Pajangan - Mudzakir.com
Bepergian ke Jogja memang enak menggunakan kereta api. Bahkan untuk perjalanan jauh sekalipun seperti rute Jakarta Jogja, waktu yang dibutuhkan hanya delapan jam. Jika menaiki kereta api Jakarta Jogja kelas eksekutif seperti Gajayana atau Argo Dwipangga, rasa lelah tentu tidak akan terlalu berarti.

Namun sesampainya di Jogja, tidak ada salahnya Anda menyewa sepeda motor dan berkendara ke daerah Bantul, tepatnya di Kecamatan Pajangan. Di kawasan ini, Anda akan menjumpai pusat kerajinan batik cap maupun tulis. Dengan mata dan kepala sendiri, Anda bisa menyasikan bagaimana para pengrajin membatik dengan begitu teliti.

Dibandingkan tiga tempat sebelumnya, Batik Pajangan memang memiliki harga yang lebih mahal. Batik-batik di sini dijual dengan kisaran harga mulai dari Rp30.000,00 hingga jutaan rupiah. Namun dengan kualitas yang diberikan, harga ini tentu dapat dimaklumi.

Batik Giriloyo

Batik Giriloyo - Kudisini.com
Masih di Bantul, Anda bisa menemukan tempat belanja batik lainnya di Griloyo. Di sini, Anda akan membeli batik tulis maupun cap langsung dari pengrajinnya. Bahkan tak hanya melihat pasif proses pembuatan batik, Anda juga boleh turut belajar membatik.

Kualitas batik Griloyo tidak perlu diragukan lagi. Karena itu, harganya juga cenderung cukup tinggi—hingga jutaan—jika dibandingkan dengan batik-batik lainnya di pasaran. Namun selain dalam bentuk kain, Anda juga bisa membeli batik yang sudah dalam bentuk ready to wear seperti kemeja, dress, dan lain-lain.

Jarak dari pusat kota Jogja ke lokasi ini memang cukup jauh. Karena itu, pastikan Anda membeli tiket kereta api dengan jadwal terbaik sesuai itinerary. Selain itu, siapkan pula referensi tempat menyewa motor yang tepercaya untuk menjangkau wilayah ini.

Itulah enam destinasi wisata batik murah dan berkualitas yang wajib dikunjungi. Asal tahu ciri, kualitas, harga, dan pandai menawar, Anda bisa memboyong banyak kreasi warisan budaya nusantara dari wilayah Sultan Hamengkubuwono ini.

No comments:
Write comments